Rabu, 07 November 2012

5 Cara Mudah Menenangkan Bayi yang Rewel

Apakah buah hati anda termasuk balita yang rewel ketika tidur? Tentu Anda sedih jika usaha untuk membuatnya diam dan tenang tetap saja tidak berhasil. Tangisan dan rengekan dari sang buah hati dapat mengacaukan pikiran dan juga mengganggu ketenangan. 

Kunci untuk menenangkan bayi yang rewel dimulai dari Anda sendiri. Orangtua harus lebih dulu menenangkan pikirannya. Jadi cobalah ambil waktu sejenak untuk menenangkan diri ataupun menarik nafas agar pikiran dapat kembali tenang.

"Jika pikiran Anda tidak tenang atau sulit bagi Anda untuk berkonsentrasi, akan sangat sulit membuat bayi Anda tenang dan berhenti merengek," ujar Sharon Gilchrest O’Neill, seorang penulis dan terapis bayi. 

Setelah Anda tenang, coba beberapa tips di bawah ini yang dipaparkan She Knows untuk menghentikan tangisan bayi:

1. Gunakan Selimut 
Salah satu alasan mengapa perawat di rumah sakit seringkali membungkus tubuh bayi dengan menggunakan selimutnya adalah karena cara itu bisa membuat bayi merasa mendapat perhatian, hangat dan juga perlindungan dari sang orangtua. Hal ini terbukti dapat mengurangi rengekan dan tangisan para bayi.

2. Ayun-ayun 
Dengan menggunakan ayunan ataupun dengan tangan, mengayun bayi adalah cara yang paling efektif untuk membuatnya tertidur lelap. Gerakan simpel seperti mengayun terbukti dapat membuat bayi merasa nyaman. "Apapun jenis ayunannya, baik dengan menggunakan ayunan, tangan ataupun kasur goyang khusus bayi, dapat membuat mereka menjadi lebih nyaman," ujar O'Neill.

3. Musik dengan Irama yang Mengalun Lembut
Lagu dengan irama yang mengalun lembut dan menenangkan, lagu yang tepat untuk mengantar bayi Anda agar dapat tidur dengan tenang. Anda bisa memasang lagu tersebut untuk menemani tidur malam buah hati kesayangan. 

4. Langkah Berjinjit
Ketika bayi anda terbangun dari tidurnya tengah malam, ajak ia melangkah berjinjit dengan tumpuan kaki Anda hingga buah hati benar-benar tidur terlelap kembali. Namun, jika hal itu tetap tidak berhasil, coba dudukan ia dalam pangkuan dan tekuk kakinya sambil duduk bergoyang-goyang selayaknya Anda sedang berkuda. 

5. Buat Pencahayaan yang Redup
Mungkin terdengar klise, namun ruangan gelap merupakan salah satu langkah yang ampuh dalam membuat bayi Anda tidur dengan lelap. Sedangkan jika Anda menidurkannya di ruangan yang terang, hal itu dapat menstimulasi indranya dan membuatnya tetap terjaga. Berbeda dengan ruangan dengan pencahayaan yang terang, ruangan dengan pencahayaan yang temaram dapat membuat mereka tidur lebih tenang dan damai.(eny/rma)
sumber: wolipop.com

Hebo .. Can Also Women Experiencing Early Ejaculation

It was not only men who can reach sexual climax too early, because women also experience premature ejaculation or orgasm is known as premature.
A new study finds some women sometimes have an orgasm sooner during sexual intercourse (premature orgasm). This condition is a chronic problem.
"For women, premature orgasm is more than just annoying. We think this is a serious condition as premature ejaculation in men," says researcher Sarafim Carvalho from Hospital Magalhaes Lemos in Porto, Portugal, as quoted by LiveScience, Thursday ( 27/10/2011).
Sexual dysfunction in women has yet to receive serious attention as it does in men. This is because of sexual dysfunction in men has been formally registered, but not for premature orgasm in women.
Carvalho and colleagues conducted a survey of 510 women aged 18-45 years the Portuguese which contains a questionnaire about the frequency of premature orgasm, if the woman had lost control during orgasm, whether depressed with this problem, and if satisfied with the relationship.
Given about 40 percent of women have an orgasm sometimes earlier than he wanted, and 14 percent of women reported experiencing orgasm more often early may require clinical attention. The results of this study have been reported in the journal Sexologies.
Extreme cases encountered a group of women who reported experiencing a lack of control during orgasm that occurs very early during intercourse, causing discomfort to the individual and family.
Reports received by the researchers were female premature orgasm describes discomfort similar to what is perceived by men as experiencing premature ejaculation.
Premature orgasm in women generally do not provide the opportunity to partner to achieve sexual satisfaction, because usually if someone is having an orgasm then it becomes uncomfortable to continue sex due to a change in mood.

Researchers suggest that women are not embarrassed to talk about his condition with the doctor, though not a serious problem but it could have an impact on the quality and sex life.

Kejang Karena Demam Dan Bagaimana Mengatasinya

Kejang karena demam dan bagaimana mengatasinya terkadang sering membuat orang tua bingung. Tidak ada orang tua yang tega melihat buah hati mereka sakit dan terkapar tidak berdaya. Yang perlu anda tahu tentang demam adalah bahwa kejang ini biasa dan umum terjadi saat seseorang mulai merasa demam. Kalau ini terjadi pada anak-anak, biasanya ditandai dengan sinyal yang aneh, seperti badan menjadi kelojotan, terasa kaku, dan mata terlihat berputar-putar. Setelah itu, pernafasan anak pun terganggu dan anak menjadi tidak responsif dengan kulit yang berubah menjadi lebih gelap. Tetapi, setelah gejala kejang itu terjadi, anak pun normal kembali. Gejala ini biasanya terjadi dalam waktu 1 menit saja. Lalu, apa yang harus dilakukan kalau ini terjadi pada anak-anak?

Demam Yang Diiringi Dengan Kejang

Sebenarnya, kejang yang disebkan oleh demam ini jarak terjadi lebih dari satu kalau dalam waktu 24 jam. Tetapi, kejang yang disebabkan oleh hal ini bisa saja terjadi lebih lama dan ini pun hanya terjadi pada satu bagian tubuh, yang artinya tidak menyebar ke bagian lain. Hanya saja, kalau anak-anak mengalami hal tersebut, sebagai orang tua anda harus melakukan tindakan apapun untuk menghindari terjadinya luka pada anak. Anda bisa membaringkan anak di tempat tidur atau lantai dan menjauhkan benda-benda yang kira-kira bisa membahayakan dirinya seperti pisau. Masalah anak kejang karena demam dan bagaimana mengatasinya juga bukan perkara mudah. Tetapi orangtua bisa memiringkan kepala anak agar air ludah atau muntahan bisa langsung keluar dari mulut anak. Ada satu hal penting yang harus anda ketahui. Anda jangan sekali-kali memberikan apapun baik makanan ataupun minuman pada anak yang sedang kejang. Jika anda lakukan hal tersebut, maka ini hanya akan membahayakan jiwa anak karena ia bisa tersedak. Anda harus menunggu sampai anak tidak kejang lagi. Kalau gejala kejang sudah berhenti, tubuh anak mulai lemas. Dalam keadaan demikian, anda bisa memberikan obat anti kejang yang disebut dengan diazepam. Kejang-kejang yang terjadi pada anak-anak umumnya terjadi karena masalah gangguan pencernaan, infeksi pada otak, terkena radang tenggorokan dan juga demam yang mencapai suhu 400 derajat Celcius.

Penanganan Dokter Untuk Anak Kejang

Setelah semua hal diatas dilakukan dan kejang yang dialami oleh anak tidak juga berhenti, langkah terakhir yang harus anda lakukan adalah dengan pergi ke dokter. Dokter akan memeriksa kondisi anak anda dan mencari tahu sebenarnya apa penyebab kejang yang dialami. Mencari tahu akar masalah akan jauh lebih penting daripada memberikan berbagai obat tapi justru membuat sang anak mengalami salah diagnosa. Dokter juga tidak akan sembarangan memberikan obat karena hal ini justru bisa berakibat fatal. Mungkin saja pemberian obat penurun demam akan diberikan sehingga anak anda tidak begitu tersiksa karena demam. Hanya saja, pemberian obat demam tidak akan menghentikan gejala kejang itu sendiri. Anda juga tidak perlu khawatir kalau anak mengalami kejang karena ini tidak berbahaya serta tidak akan mengganggu kesehatan anak dalam waktu jangka panjang. Jadi sekarang, anda tahu dan paham saat menghadapi anak kejang karena demam dan bagaimana mengatasinya.

Sikap Optimis dapat Meningkatkan Kesehatan

Optimisme

Apa yang dimaksud dengan optimisme atau bersikap optimis? Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.
Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan seorang optimis? Seorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.
Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.
Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.

Manfaat Berpikir Positif

Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi. Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif.
  • Lebih panjang umur
  • Lebih jarang mengalami depresi
  • Tingkat stres yang lebih kecil
  • Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit
  • Lebih baik secara fisik dan mental
  • Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
  • Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres
Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.

Cara untuk Bersikap Lebih Optimistis

Jika Anda sering berpikir secara negatif terhadap orang lain ataupun terhadap situasi yang berat, bukan berarti Anda tidak dapat berpikir positif. Anda dapat mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Berikut ini beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif.
  • Periksa diri Anda

    Sewaktu Anda berpikir bahwa Anda tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan.

    Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.
  • Ikuti gaya hidup sehat

    Berolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta coba mengelola stres Anda.
  • Nikmati pekerjaan

    Berupayalah menikmati pekerjaan Anda. Tidak soal pekerjaan Anda, carilah aspek-aspek yang menyenangkan Anda.
  • Cari teman yang positif

    Carilah teman-teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah orang yang optimis dan selalu mendukung Anda dengan memberi saran yang baik.

    Sebaliknya jika Anda dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres Anda bahkan membuat Anda ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat.
  • Hadapi dan terima

    Hadapilah situasi yang dapat Anda kendalikan; berupayalah menerima situasi yang tidak dapat Anda kendalikan.
  • Miliki rasa humor

    Cobalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. Rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.
  • Catat hal baik

    Setiap hari, catatlah tiga hal baik yang Anda alami.
  • Aturan sederhana

    Jangan katakan apapun kepada diri Anda sesuatu yang tidak ingin Anda katakan ke orang lain.
Memang untuk bersikap optimistis sangatlah tidak mudah. Bencana alam, beban hidup, dan juga musibah bisa terjadi yang membuat banyak orang merasa sulit untuk berpikiran positif. Namun dengan berupaya bersikap optimis dan berpikir positif akan menghasilkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih memuaskan. Jangan menyerah!